Darul Ulum, Jombang – Kajian kitab Irsyaduddarisiin kembali diselenggarakan pada Senin, 06 Oktober 2025 di Masjid Induk Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Dalam kajian ini, Dr. KH. Afifuddin Dimyathi menjadi narasumber utama yang membahas secara mendalam syarah Surat Al-Baqarah ayat 54.
Kajian ini diikuti oleh seluruh siswa putra putri kelas X dan XII, serta jajaran guru dengan penuh antusias. Dr. KH. Afifuddin Dimyathi menyampaikan penjelasan terkait makna taubat yang diperintahkan kepada Bani Israil serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Beliau menekankan pentingnya memahami ayat Al-Qur’an tidak hanya dari sisi lafaz, tetapi juga pengamalannya dalam perilaku nyata.
Kajian berlangsung khidmat dan interaktif. Para santri mendapat kesempatan untuk bertanya langsung mengenai hal-hal yang berkaitan dengan ayat tersebut. Dr.KH. Afifuddin Dimyathi menyampaikan bahwa Al-Qur’an bukan sekedar bacaan, tetapi juga pedoman hidup yang harus dipahami, diresapi, dan diamalkan agar setiap langkah kehidupan selalu berada dalam tuntunan Allah SWT.
Dengan adanya kajian kitab Irsyaduddarisiin ini menyampaikan pesan moral bahwa setiap manusia pasti pernah berbuat salah, namun pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada Allah SWT. Melalui kajian ini, narasumber mangajak kita untuk menjadikan Al-Qur’an bukan sekedar bacaan, namun pegangan hidup yang menuntun langkah, memperbaiki akhlak, serta membiasakan diri berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.




