Peterongan, 9 September 2026 – SMA Darul Ulum 1 Peterongan menggelar kegiatan perekaman sidik jari untuk mengenali potensi genetik serta minat dan bakat peserta didik melalui kerja sama dengan STIFIn, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMA Darul Ulum 1 Peterongan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X putra dan putri. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya sekolah dalam mendukung pengenalan potensi siswa sejak awal masa pendidikan di jenjang SMA.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik mengikuti proses perekaman sidik jari sebagai bagian dari kegiatan pemetaan potensi berdasarkan metode STIFIn. Selain mengikuti proses perekaman, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya mengenali karakter dan potensi diri. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami kecenderungan kemampuan serta minat yang dapat dikembangkan dalam proses pendidikan dan pengembangan prestasi.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. H. Holifi, M.Pd. selaku Promotor STIFIn yang memberikan pemaparan kepada peserta didik. Turut hadir Rizki Yudha Sentika, M.Pd. selaku Pimpinan Waka Pengembangan Mutu yang memberikan arahan dalam pelaksanaan kegiatan. Keduanya memberikan penguatan mengenai pentingnya pemetaan dan pengembangan potensi peserta didik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta membantu siswa berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk lebih mengenal dirinya, baik dari sisi kecenderungan potensi maupun minat dan bakat. Hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pendukung bagi siswa guru dan sekolah dalam mengarahkan.
proses pengembangan diri. Namun, hasil tersebut dapat dipandang sebagai salah satu bahan pertimbangan dan tetap perlu dipadukan dengan pengamatan guru, prestasi belajar, minat pribadi, serta pengalaman peserta didik.
Kegiatan perekaman sidik jari bersama STIFIn
tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi SMA Darul Ulum 1 Peterongan dalam
mengembangkan pendidikan yang lebih berorientasi pada potensi peserta didik.
Dengan mengenali kelebihan dan kecenderungan diri sejak dini, siswa diharapkan
mampu menentukan arah pengembangan kemampuan secara lebih terarah, percaya
diri, dan optimal, sekaligus mempersiapkan diri untuk meraih prestasi di
berbagai bidang.