Pada Rabu, 3 Desember 2025, SMA Darul Ulum 1 Unggulan Peterongan menerima kunjungan Tim Penerimaan Santri Baru (PSB) Pondok Pesantren Darul Ulum dalam rangka sosialisasi penerimaan santri tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan menyesuaikan dengan pembagian sesi ujian, sehingga sosialisasi hanya diikuti oleh peserta sesi 1 (sesi pagi), yaitu siswa kelas XI dan XII.
Dalam kegiatan tersebut hadir tiga perwakilan dari Kantor Pusat Pondok Pesantren Darul Ulum. Dua pemateri menyampaikan informasi seputar jalur pendaftaran, persyaratan, serta program pendidikan PP Darul Ulum tahun ajaran 2026/2027. Sementara itu, satu pemateri lainnya, Bapak Dayat, memandu sesi kuis tanya jawab interaktif terkait materi sosialisasi. Dari kuis tersebut terpilih dua siswa putra dan dua siswa putri yang berhasil menjawab pertanyaan dan memperoleh hadiah berupa cokelat.
Pada sesi penutup, disampaikan satu pertanyaan utama dengan hadiah berupa voucher umrah senilai Rp2.000.000. Hadiah tersebut berhasil diraih oleh Kahil, siswa kelas XII SMA DU 1 Unggulan Peterongan. Kepala sekolah SMA DU 1 Unggulan Peterongan, Bapak Didik Sadianto, M.Pd., kemudian menambahkan voucher senilai Rp2.000.000, sehingga total hadiah yang diterima Kahil mencapai Rp4.000.000.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Didik turut menyampaikan harapan besarnya terhadap pelaksanaan PSB tahun ini. “Saya berharap seluruh siswa SMA DU 1 Unggulan Peterongan dapat menjadi brosur berjalan, tidak hanya memperkenalkan sekolah, tetapi juga turut mempromosikan Pondok Pesantren Darul Ulum kepada masyarakat luas,” tutur beliau.
Adapun pendaftaran PSB Pondok Pesantren Darul Ulum dibuka mulai tanggal 7 Desember 2025. Untuk jenjang SMA berlangsung hingga 12 Februari 2026, sedangkan jenjang SMP hingga 28 Mei 2026. Selain jalur reguler, tersedia jalur prestasi bagi siswa peringkat 1, 2, dan 3 tingkat kabupaten/kota minimal pada bidang akademik maupun nonakademik, serta jalur Tahfidz Al-Qur’an dengan minimal 5 juz bagi pendaftar SMA dan 1 juz bagi pendaftar SMP. Khusus bagi alumni, jalur prestasi juga dapat diikuti apabila yang bersangkutan pernah menjadi pengurus inti OSIS di jenjang SMP asal.




