Peterongan — SMA Darul Ulum 1 Unggulan Peterongan kembali menyelenggarakan Kajian Ramadhan dengan pembahasan bab tentang ‘hal-hal yang menguatkan dan melemahkan hafalan’ dalam Kitab Ta’limul Muta’allim. Kajian ini disampaikan oleh Drs. KH. Zaimuddin Wijaya As’ad, S.U., dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta para guru dan civitas akademika dengan penuh khidmat dan kesungguhan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang tertib dan penuh perhatian. Para peserta menyimak materi dengan serius sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki kualitas hafalan sekaligus meningkatkan adab dalam menuntut ilmu, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa menurut Ta’limul Muta’allim, hafalan akan kuat apabila seseorang menjaga kebersihan hati, memperbanyak ketaatan, disiplin terhadap tata tertib dan dawuh guru, serta meluangkan waktu untuk fokus dan bersungguh-sungguh dalam belajar. “Hafalan itu bukan hanya soal kecerdasan, tetapi soal hati. Jika hati bersih dan taat, insyaAllah hafalan akan lebih mudah melekat,” ungkap beliau.
Sebaliknya, beliau juga mengingatkan bahwa hafalan dapat melemah karena mengikuti hawa nafsu yang melahirkan maksiat dan dosa, hati yang gelisah, serta kesibukan dunia yang berlebihan hingga melalaikan belajar. “Ketika nafsu lebih diikuti daripada adab, maka ilmu perlahan akan hilang dari ingatan,” tambah beliau.
Melalui kajian ini, diharapkan seluruh peserta didik semakin termotivasi untuk menjaga hati, memperkuat ketaatan, dan bersungguh-sungguh dalam belajar, sehingga hafalan tetap terjaga dan membawa keberkahan dalam kehidupan.



