SMA Darul Ulum 1 Unggulan Peterongan Jombang terus mengisi kegiatan Ramadhan dengan berbagai aktivitas yang bernilai keilmuan dan spiritual. Salah satunya melalui pengajian kitab Ta’lim al-Muta’allim yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta civitas sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai adab dalam menuntut ilmu sekaligus memperkuat semangat belajar para santri di lingkungan sekolah berbasis pesantren.
Pada kesempatan tersebut, pengajian menghadirkan Gus H. Muhammad Basyir Baick Ya’qub, S.Ag., yang juga Pengasuh Asrama Al-Kautsar, menyampaikan materi tentang ‘Waktu Belajar yang Menghasilkan Ilmu’. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik, karena keberkahan ilmu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya belajar, tetapi juga oleh kedisiplinan dan adab dalam menuntut ilmu.
Beliau menjelaskan bahwa santri harus mampu menjaga waktu belajar dengan sungguh-sungguh serta menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat mengurangi keberkahan ilmu. “Ilmu yang bermanfaat lahir dari waktu yang dijaga dengan disiplin, kesungguhan, dan adab. Jika waktu dijaga dengan baik, maka belajar tidak hanya menjadi aktivitas, tetapi juga bernilai ibadah,” ungkap beliau dalam pengajiannya.
Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah, para siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh khidmat. Selain menambah wawasan tentang adab menuntut ilmu, pengajian ini juga menjadi pengingat bagi para santri bahwa perjalanan menuntut ilmu sering kali diiringi dengan rasa rindu kepada keluarga. Namun, keteguhan dalam belajar merupakan bentuk bakti dan perjuangan seorang santri.
Melalui kegiatan pengajian ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk menjaga waktu belajar dengan baik, meningkatkan kesungguhan dalam menuntut ilmu, serta menanamkan nilai-nilai adab yang diajarkan dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen SMA Darul Ulum 1 Unggulan Peterongan dalam mencetak santri yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak dan menginspirasi.