• Telp. (0321) 860129
  • smudu1@yahoo.com

JUARA 1 RANCANG PRODUK INOVASI ECODAYS UNS 2015 UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

gb41

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berdampak pula pada bidang pendidikan. Melalui teknologi informasi dan komunikasi kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan pembelajaran bermakna di kelas dengan demonstrasi interaktif (Sharma dkk, 2010). Dengan pembelajaran bermakna diharapkan siswa memperoleh pengetahuan dari penjelasan guru, memahami hubungan apa yang dipelajari, menyusun pengetahuan, dan mengaplikasikannya (Pongsuwan dkk, 2011).

 

Teknologi informasi dan komunikasi juga mengubah cara pembelajaran di kelas. Cara pembelajaran dari berpusat guru (teacher centered) menjadi berpusat siswa (student centered). Bahkan penelitian oleh Khan menunjukkan bahwa pembelajaran yang didesain secara student centered memiliki hasil belajar yang lebih tinggi daripada pembelajaran yang didesain secarateacher centered (Khan, 2009). Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sudah banyak dikembangkan dalam pembelajaran (Dwi dkk, 2013 & Novaliendry, 2013). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah Fisika (Dwi dkk, 2013).

 

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi merujuk pada bagaimana aplikasi teknologi digunakan untuk menyelesaikan permasalahan isu pemanasan global, penipisan lapisan ozon, pemanfaatan sumber energi alternatif terbarukan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi berdampak pula pada bidang pendidikan. Aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi informasi menjadikan pembelajaran bermakna oleh guru di kelas (Pongsuwan dkk, 2011).

 

Cara pembelajaran dari berpusat guru (teacher centered) menjadi berpusat siswa (student centered). Bahkan penelitian oleh Khan menunjukkan bahwa pembelajaran yang didesain secara student centered memiliki hasil belajar yang lebih tinggi daripada pembelajaran yang didesain secara teacher centered (Khan, 2009). Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sudah banyak dikembangkan dalam pembelajaran (Dwi dkk, 2013 & Novaliendry, 2013). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah Fisika (Dwi dkk, 2013).

 

Salah satu metode pembelajaran lainnya yang berpusat pada siswa adalah pembelajaran berbasis proyek. Pembelajaran berbasis proyek menekankan bagaimana guru menugaskan siswa untuk membuat suatu karya dalam pembelajaran proyek. Perencanaan hingga penilaian karya dilakukan oleh guru dan bersama-sama dengan siswa.

 

 

Gambar 1 Hasil Karya Siswa yang Dipresentasikan di Ecodays UNS 2015

 

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret Surakarta mengadakan event Ecodays 2015 yang bertujuan memamerkan hasil produk karya anak bangsa yang inovatif dan kreatif. Tema yang akan dicapai dari Ecodays 2015 adalah “Young Generation in Action”. Kegiatan Ecodays merupakan acara rutin tahunan yang diadakan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret. Ecodays 2015 ini merupakan agenda tahunan keempat yang dimulai sejak tahun 2012.

 

Satu tim dari SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT lolos 10 finalis Ecodays 2015. Tim SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT mempertahankan karya mereka di depan juri dengan penuh tanggung jawab pada rangkaian kegiatan Final Ecodays 2015 tanggal 23-25 Oktober 2015. Syukur Alhamdulillah tim SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT mendapatkan Juara I Kompetisi Rancang Produk Inovasi dalam rangkaian acara Ecodays 2015 Teknik Kimia UNS.

 

 

Gambar 2 Juara 1 Kompetisi Rancang Produk Inovasi Ecodays 2015

 

 

 

Daftar Rujukan

 

Dwi, I.M., Arif, H. & Sentot, K. 2013. Pengaruh Strategi Problem Based Learning Berbasis ICT terhadap Pemahaman Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, (Online), 9: 8-17, (http://journal.unnes.ac.id), diakses 30 Maret 2014.

 

http://www.scribd.com/doc/225448125/Buku-Regulasi-Lomba-RPI-2014 (diakses 28 Oktober 2015).

 

Khan, M.A. 2009. Teaching of Heat and Temperature by Hypothetical Inquiry Approach: A Sample of Inquiry Teaching. Journal of Physics Teacher Education Online. 5(2): 43-64

 

Novaliendry, D. 2013. Aplikasi Game Geografi Berbasis Multimedia Interaktif (Studi Kasus Siswa Kelas IX SMPN 1 Rao). Jurnal Teknologi Informasi & Pendidikan, 6(2): 106-118.

 

Pongsuwan, S., Hoksuwan, S., In-udom, W., & Chalakbang, W. Development of an E-Learning Model Based on the Meaningful Learning Process through a Construtivist Theory for Teaching Science to Secondary School Students. British Journal of Arts and Social Sciences, (Online), 2 (1): 1-10, (http://www.bjournal.co.uk), diakses 20 Maret 2014.

 

Sharma, M.D., Johnston, I.D., Johnston, H., Varvell, K., Robertson, G., Hopkins, A., Stewart, C., Cooper, I., & Thornton, R. 2010. Use of Interactive Lecture Demonstrations: A Ten Year Study. Physical Review Special Topics-Physics Education Research, 6(2): 1-9.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *