• Telp. (0321) 860129
  • smudu1@yahoo.com

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI KERJASAMA DENGAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA (UNESA)

gb42

Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengisyaratkan tentang perlunya proses pembelajaran yang dipandu dengan kaidah-kaidah pendekatan saintifik/ilmiah. Upaya penerapan Pendekatan saintifik/ilmiah dalam proses pembelajaran ini sering disebut-sebut sebagai ciri khas dan menjadi kekuatan tersendiri dari keberadaan Kurikulum 2013, yang tentunya menarik untuk dipelajari dan dielaborasi lebih lanjut.

Penerapan pendekatan saintifik/ilmiah dalam proses pembelajaranmenuntut adanya perubahan setting dan bentuk pembelajaran tersendiri yang berbeda dengan pembelajaran konvensional. Beberapa metode pembelajaran yang dipandang sejalan dengan prinsip-prinsip pendekatan saintifik/ilmiah, antara lain metode: (1) Problem Based Learning; (2) Project Based Learning; (3) Inkuiri/Inkuiri Sosial; dan (4) Group Investigation. Metode-metode ini berusaha membelajarkan siswa untuk mengenal masalah, merumuskan masalah, mencari solusi  atau menguji  jawaban sementara atas suatu masalah/pertanyaan dengan melakukan penyelidikan (menemukan fakta-fakta melalui penginderaan), pada akhirnya dapat menarik kesimpulan dan menyajikannya secara lisan maupun tulisan

Gambar 1 Praktikum dalam Pendekatan Sainstifik

Kemendikbud (2013) memberikan konsepsi tersendiri  bahwa pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran didalamnya mencakup komponen: mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta. Komponen-komponen tersebut seyogyanya  dapat dimunculkan dalam setiap praktik pembelajaran,  tetapi bukanlah sebuah siklus pembelajaran. Maka kaitannya dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan pendekatan sainstifik. Pada hari Selasa, 20 Oktober 2015 SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Unesa untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

Gambar 2 Penandatanganan MoU SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT dengan FMIPA UNESA

UNESA merupakan lembaga yang mempunyai misi ganda yang tetap memiliki basis sebagai LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan). UNESA tetap menyelenggarakan misi utama, yaitu menyelenggarakan program kependidikan dan program non kependidikan, sehingga UNESA tetap bertugas sebagai penghasil tenaga kependidikan untuk pendidikan prasekolah, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

UNESA tetap memiliki enam fakultas yang juga mengalami perubahan nama, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Pada tahun 2006 atau tujuh tahun pasca konversi, UNESA membuka satu fakultas baru, yaitu Fakultas Ekonomi. Hal itu sesuai Surat yang dikeluarkan Dirjen Dikti Nomor 761/D/T/2006 tentang Pembukaan Fakultas Ekonomi Unesa tertanggal 16 Februari 2006, dan Surat Keputusan Rektor Unesa No. 050/J37/HK.01.23/PP.03.02/2006 tentang Pemisahan Jurusan Pendidikan Ekonomi dan Program Studinya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Pembukaan Fakultas Ekonomi tertanggal 16 Maret 2006. Sehingga saat ini UNESA memiliki tujuh fakultas.

Peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan pelaksanaan workshop selama 2 hari yaitu tanggal 20-21 Desember 2015. Pada workshop tersebut didapatan pendekatan pembelajaran sainstifik yang dilaksanakan di SMA Darul Ulum 1 Unggulan, pembuatan perangkat pembelajaran sesuai pendekatan sainstifik, dan program kerja semester genap.

Gambar 3 Workshop Pembelajaran Pendekatan Saistifik oleh Dekan FMIPA UNESA

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *